Queiroz Sebut Iran Layak Menang atas Portugal

Queiroz Sebut Iran Layak Menang atas Portugal
Jakarta, CNN Indonesia — Pelatih timnas Iran Carlos Queiroz meyakini timnya-lah yang seharusnya tampil sebagai pemenang dalam pertandingan melawan Portugal di Piala Dunia 2018. Namun, ketidakadilan dalam pertandingan itu membuat Team Melli gagal meraih kemenangan.

“Saya pikir Iran, tanpa keraguan, dengan disiplin, dengan sikap, dan dengan cara kami mengontrol permainan, jika ada semacam keadilan dalam sepakbola, yang mana tak ada, hanya satu pemenang dalam pertandingan ini, dan pemenang itu adalah Iran,” cetusnya, seusai pertandingan itu, dikutip dari situs resmi FIFA.

Salah satu kontroversi yang terjadi di pertandingan itu adalah penalti bagi Portugal di menit ke-53 karena Ronaldo dijatuhkan pemain Iran. Teknologi VAR memberikan penalti. Queiroz berjalan keluar arena akibat keputusan itu. Namun, pemain Real Madrid itu gagal menunaikan tugasnya.




Selain itu, Ronaldo lolos dari kartu merah usai menyikut Morteza Pouraliganji pada menit ke-81. Ia hanya mendapat kartu kuning.

Kiper Iran Alireza Beiranvand menahan tendangan penalti Cristiano Ronaldo, di Mordovia Arena, Saransk, Rusia, 25 Juni.Kiper Iran Alireza Beiranvand menahan tendangan penalti Cristiano Ronaldo, di Mordovia Arena, Saransk, Rusia, 25 Juni. (
REUTERS/Ricardo Moraes)

Terlepas dari itu, Queiroz tetap menghormati Portugal yang dihuni pemain-pemain top dunia.

“Kami merasa bangga dan terhormat untuk bermain di Piala Dunia yang sangat kompetitif, menit per menit, tiap duelnya, bermain melawan salah satu tim terbaik dunia,” aku dia, yang merupakan mantan pelatih timnas Portugal itu.

Berdasarkan statistik FIFA, laga grup B Piala Dunia 2018 di Mordovia Arena, Senin (25/6) waktu setempat, itu Portugal unggul dalam hal penguasaan bola 67 persen berbanding 33 persen milik Iran.

Dalam hal akurasi operan, Portugal unggul 89 persen keitmbang Iran 68 persen. Tembakan tepat sasaran Portugal juga unggul 4 berbanding 2 milik Iran.

Pemain timnas Iran Mehdi Tarem menendang bola ke arah gawang Portugal di menit akhir pertandingan, di Mordovia Arena, Saransk, Rusia, 25 Juni.Pemain timnas Iran Mehdi Tarem menendang bola ke arah gawang Portugal di menit akhir pertandingan, di Mordovia Arena, Saransk, Rusia, 25 Juni. (
REUTERS/Lucy Nicholson)

Iran unggul dalam hal jumlah bertahan, seperti jumlah takel sebanyak 20 berbanding 6 milik Portugal dan jumlah blok 3 berbanding 1. Selain itu Iran unggul dalam cakupan area yang mencapai 93 km, sementara Portugal 89 km.

Usai menyamakan kedudukan melalui penalti Karim Ansarifard pada menit akhir, Iran punya kesempatan unggul melalui serangan balik. Namun, Mehdi Taremi gagal memanfaatkan peluang dan tendangannya menyamping di jala luar Portugal.

Queiroz: Pemenang itu Adalah Iran

Pada kesempatan yang sama, pelatih timnas Portuga Fernando Santos bersiap untuk menantang calon lawannya di babak 16 besar, Uruguay. Pihaknya menilai Suerz dkk memiliki kualitas yang harus diwaspadai.

“Uruguay punya kualitas bagus dan pemain denghan level atas dan mereka semua luar biasa, Portugal juga demikian. Kami punya amunisi-amunisi dan kami akan berjuang untuk menang,” ucapnya.

Para pemain timnas Iran memprotes wasit dalam pertandingan melawan Portugal, di Mordovia Arena, Saransk, Rusia, 25 Juni.Para pemain timnas Iran memprotes wasit dalam pertandingan melawan Portugal, di Mordovia Arena, Saransk, Rusia, 25 Juni. (
REUTERS/Murad Sezer)

Senada, pemain timnas Portugal Ricardo Quaresma mengaku akan lebih dulu fokus untuk beristirahat untuk kemudian berkonsentrasi jelang laga melawan Uruguay.

“Kami sadar soal sulitnya melawan Uruguay. Mereka adalah tim besar dengan pemain-pemain besar, namun yang terpenting adalah pulih dan bersiap untuk melawan Uruguay,” tandasnya. (nva)

Facebook Comments

Deteksi Lampung
About Deteksi Lampung 372 Articles
Mencerdaskan dan Mencerahkan Publik

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*