PSMS Medan Terpuruk, Manajemen Ogah Disalahkan

PSMS Medan Terpuruk, Manajemen Ogah Disalahkan

Sementara manajemen sudah melakukan negosiasi dengan sejumlah pelatih asing dan lokal.


LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN   


Manajemen PSMS Medan enggan disalahkan atas keterpurukan Ayam Kinantan di Liga 1 2018, dan menuding mantan pelatih mereka, Djadjang Nurdjaman, sebagai pihak yang paling bertanggung jawab.

Manajemen telah memecat Djadjang, karena menempatkan PSMS di dasar klasemen sementara. Di lain sisi, fans PSMS menganggap kirneja manajemen yang buruk menjadi penyebab keterpurukan.

“Seharusnya tim pelatih yang bertanggungjawab, Djadjang Nurjaman, bukan pengurus. Kan dia yang pilih pemain, bukan pengurus,” cetus CEO PSMS Dody Taher diwartakan laman Waspada

“Kami ini tidak dapat apa-apa dari pengurus, apalagi uang. Justru kadang pekerjaan kami terbengkalai. Biarkan saja mereka [fans] begitu, yang penting kami sudah maksimal.”

Sementara itu, sekretaris PSMS Julius Raja mengatakan, manajemen sudah mempunyai calon pengganti Djadjang. Setidaknya ada tiga kandidat, satu diantaranya pelatih lokal, yang berada di kantong manajemen.

“Masih negosiasi. Sudah mau deal. Mungkin dalam dua hari ke depan akan kami umumkan. Rencananya asing, tapi juga kami juga berbicara dengan beberapa pelatih lokal. Suharto tetap asisten. Nanti saja kalau sudah resmi kami sebutkan,” kata Raja.

“Ada beberapa pemain juga yang akan dievaluasi. Nanti coach Suharto yang mengumumkannya bersamaan dengan pengumuman pelatih baru. Kami berterimakasih atas kinerja Djadjang bawa PSMS ke Liga 1. Sayang tidak berjodoh sampai akhir musim. Tapi beliau memahami risiko seorang pelatih.” (gk-71)

 

 

 
Footer Banner Piala Dunia 2018

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*