Gabung Barcelona, Malcom Diklaim Lakukan Kesalahan

Gabung Barcelona, Malcom Diklaim Lakukan Kesalahan
Jakarta, CNN Indonesia — Winger asal Brasil, Malcom, dianggap telah melakukan kesalahan dengan menolak AS Roma dan memilih bergabung dengan Barcelona pada bursa transfer musim panas ini.

Dikutip dari Calciomercato, permainan Malcom tidak akan berkembang di Barcelona. Pasalnya, pelatih Barcelona Ernesto Valverde diprediksi akan kembali menggunakan skema 4-4-2 untuk musim 2018/2019.

Pada musim lalu Valverde hanya sembilan kali menggunakan 4-3-3, formasi yang cocok untuk Malcom. Sedangkan selebihnya mantan pelatih Athletic Bilbao itu memakai 4-4-2 yang membawa Blaugrana meraih gelar Liga Spanyol dan Copa del Rey.




Dengan skema 4-4-2, Malcom berpeluang dimainkan sebagai gelandang kanan. Posisi gelandang kanan dinilai tidak akan efektif untuk pemain 21 tahun itu.

Bersama Girondins Bordeaux di musim 2017/2018 Malcom lebih banyak dimainkan di posisi sayap kanan. Menurut situs Transfermarkt, Malcom bermain di posisi sayap kanan dalam 33 pertandingan musim lalu dengan mengemas 11 gol dan memberikan sembilan assist.

Di Bordeaux, Malcom tampil lebih efektif di sektor sayap kanan.Di Bordeaux, Malcom (tengah) tampil lebih efektif di sektor sayap kanan. (REUTERS/Regis Duvignau)

Selebihnya, Malcom bermain sebagai second striker dan gelandang serang. Di kedua posisi itu pemain kelahiran Sao Paulo ini masing-masing hanya bermain satu kali. Tetapi Malcom sanggup mencetak satu gol ketika bermain sebagai gelandang serang.

Hanya saja, permasalahan Malcom di Barcelona nanti tidak saja pada formasi yang diterapkan Valverde, tetapi juga rekan-rekannya di klub Catalonia itu. Bintang-bintang di Barcelona diperkirakan tidak akan membantu Malcom sedikit pun.

Ernesto Valverde lebih senang menggunakan formasi 4-4-2 di Barcelona.Ernesto Valverde lebih senang menggunakan formasi 4-4-2 di Barcelona. (REUTERS/Heino Kalis)

Bahkan jika Barcelona memainkan skema 4-3-3, Malcom tidak akan mendapatkan tempat di lini serang. Posisi sayap kanan mutlak milik megabintang Lionel Messi, striker ditempati Luis Suarez, sedangkan posisi sayap kiri bisa diisi Philippe Coutinho atau Ousmane Dembele.

Dengan kondisi tersebut, praktis Malcom akan selalu menjadi pilihan kedua. Kecuali salah satu atau di antara bintang-bintang menyerang Barcelona itu ada yang cedera.

Sementara, jika bergabung dengan Roma permainan Malcom dianggap akan lebih berkembang ketimbang di Barcelona nanti. Pasalnya, pelatih Roma Eusebio di Francesco akan menerapkan skema permainan menyerang.

Di Roma Malcom juga bisa menjadi pilihan utama Di Francesco. Karena, Stephan El Shaarawy dan Diego Perotti diperkirakan akan meninggalkan Roma pada musim panas ini. (sry)

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*