Trah Schumacher Secepatnya akan Kembali Bersinar di F1

Trah Schumacher Secepatnya akan Kembali Bersinar di F1

KOMPAS.com – Anak Michael Schumacher, Mick, diprediksi bakal melanjutkan kesuksesan sang ayah di ajang balap Formula 1 dalam waktu dekat.

Hal ini terlihat dari bagaimana perkembangan Mick di Formula 3.

Musim ini, Mick mendapatkan pole position pada race ketiga di Belgia.

Sejak saat itu, Mick meraih tiga pole position selanjutnya. Hal ini memperbaiki rataan posisi start-nya menjadi 3,4 dari sebelumnya 12,3.

Tidak hanya itu, Mick juga bisa memenangi enam dari 10 balapan terakhir di F3 Eropa.

Bahkan akhir pekan lalu, Mick menyapu bersih tiga kemenangan dengan dua di antaranya start dari posisi terdepan pada seri terakhir di Tanah Airnya, Jerman, di Sirkuit Nurburgring.

Baca juga: Lewis Hamilton Merasa Terhormat Bisa Melawan Kimi Raikkonen di F1

Mick memang terkesan terlambat bersinar di single seater, tidak seperti Max Verstappen atau Charles Leclerc.

Kedua pebalap itu sudah menyita perhatian saat seusia Mick. Verstappen sudah bisa menang di F1 pada usia 18 tahun, sedangkan Leclerc juara F2 di usia 19.

Musim depan, Mick kemungkinan akan ikut F2. Hal ini dikarenakan keluarga dan manajemennya tidak memaksakan segera ke F1 seperti kebanyakan pebalap muda lain.

Dalam waktu dekat para penggemar F1 akan melihat generasi kedua Schumacher di lintasan balap.

Bagi penggemar F1, nama Michael Schumacher belum bisa dilupakan begitu saja walau kini adalah era keemasan Lewis Hamilton.

Baca juga: Sebastian Vettel Tolak Ferrari Lakukan Team Order kepada Kimi Raikkonen

Di ajang F1, Schumacher adalah legenda. Schumacher memiliki beberapa rekor terbaik dan baru satu yang bisa dipecahkan Hamilton, yakni jumlah pole position.

Di antara rekor yang belum dipecahkan itu adalah jumlah tujuh kali gelar juara dunia dan menang balapan 91 kali.

Schumi, panggilan Michael, kini sedang menjalani pemulihan cedera berat di kepala dan otak akibat insiden terjatuh saat bermain ski pada Desember 2013. (Arief Kurniawan)

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*