Ternyata, Bek Liverpool Ditakuti Lawan karena Rambutnya Bau

Ternyata, Bek Liverpool Ditakuti Lawan karena Rambutnya Bau

VIVA – Selain jadi tim yang mampu menyapu bersih enam laga awal Premier League 2018/2019, Liverpool juga sementara jadi tim dengan pertahanan terbaik. Ketangguhan lini belakang The Anfield Gang tak lepas dari sosok defender berpaspor Belanda, Virgil van Dijk.

Liverpool saat ini memuncaki klasemen sementara Premier League dengan 18 poin. Armada Merseyside Merah juga sementara jadi tim yang paling sedikit kebobolan. Dari enam laga, Liverpool baru dua kali kebobolan, atau yang paling sedikit dibandingkan Manchester City (kebobolan tiga gol) dan Chelsea (kebobolan empat gol).
Peran sentral Van Dijk jadi salah satu faktor utama ketangguhan sektor pertahanan Liverpool. Van Dijk mampu membuktikan kapasitasnya sebagai bek termahal dunia, dengan performa apik musim ini.

Ternyata, ada fakta unik di balik sangarnya Van Dijk saat menjaga pertahanan The Reds. Salah satunya, bau rambut yang membuat bek lawan malas berhadapan dengannya.
Fakta ini diungkap oleh penyerang Watford, Troy Deeney. Diungkap Deeney, ia sangat tak suka andai harus berhadapan dengan Van Dijk.
Selain memiliki fisik yang mendukung, teknik bertahan yang baik, cepat, dan tak segan untuk berduel, Deeney mengakui jika bau rambut Van Dijk begitu menyengat. 

“Saya selalu berkata, saya membencinya (Van Dijk). Saya benci untuk melawannya. Dia terlalu besar, terlalu kuat, terlalu cepat, terlalu bagus dalam penguasaan bola, sangat suka bertarung, dan dia punya rambut yang bagus,” ujar Deeney kepada BBC Radio 5.
“Dia salah satu pemain yang menyemprotkan spray di kepalanya dengan baik. Jadi, bau sangat menyenangkan! Saat dia berlari di belakang Anda, seolah-olah dia berkata ‘saya bisa menangkapmu’,” katanya.
Liverpool menjalani big match 2 kali dengan Chelsea di laga putaran III Piala Liga Inggris di Anfield, lalu giliran dijamu Chelsea di Stamford Bridge di Premier League, akhir pekan nanti. (one)

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*