Fraksi  Bertanya, Saply Menjawab

Bupati Mesuji Saply TH

MESUJI. Modal Pemkab Mesuji  yang semula hanya senilai Rp. 4,5 milyar, secara bertahap akan diestimasikan menjadi Rp 15 milyar pada tahun 2020.

Demikian disampaikan Bupati Mesuji Saply TH menanggapi Pandangan Umum Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah (Pemda) Mesuji pada PT. Bank Lampung dalam Rapat Paripurna Tingkat I DPRD Mesuji, Selasa (10.03).

“Terkait Raperda tentang Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin yang dikemukakan Fraksi Partai Golkar dan Partai kebangkitan Bangsa (PKB), dapat kami sampaikan bahwa, untuk menentukan tolok ukur kategori masyarakat penerima, ada beberapa parameter yang menjadi acuan: Pertama, data masyarakat berpenghasilan rendah dari Dinas Sosial Kabupaten Mesuji. Kedua, data masyarakat kategori miskin hasil survey Badan Pusat Statistik (BPS). Ketiga, kriteria baru sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sejauh tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan,” terang Saply.

Terhadap Pandangan Umum Fraksi Partai Nasdem mengenai sanksi kepada masyarakat atau fihak-fihak yang sengaja memanipulasi data, Bupati menyerahkan rumusannya dalam pembahasan lebih lanjut pada rapat pembahasan di tingkat Panitia Khusus (Pansus).

“Saat ini,  Bagian Hukum Setdakab Mesuji juga sedang melakukan penjajakan terhadap Lembaga Bantuan Hukum (LBH) terkait program ini.”

Dalam hal Raperda tentang Izin Reklame yang diajukan Fraksi Gerindra, mantan Wakil Bupati  periode Khamami itu menyatakan  semua reklame yang menjadi objek pajak sudah memiliki izin. Namun, sejalan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang meningkat, maka dipandang perlu adanya  ketentuan legal yang jelas  untuk mempermudah investor berinvestasi.

Dalam hal Raperda tentang Tata Cara Pembentukan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa yang diajukan Fraksi PAN, Bupati bersepakat kalau  BUMDes harus mampu mendorong kemandirian, selain juga menciptakan lapangan pekerjaan dengan memperhatikan potensi lokal yang ada.

“Terakhir, kami juga mengucapkan terima kasih atas sambutan postif Fraksi Mesuji Bersatu dan berharap hal-hal yang belum maksimal dapat menjadi bahan rumusan  pada rapat pembahasan di tingkat Pansus,” kata Spaly. (fjr)

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*