Cegah Peyebaran Covid-19, Bupati Mesuji Keluarkan Edaran Kedua

Bupati Mesuji, Saply TH (Foto Prokompim Mesuji)

MESUJI. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji akhirnya meliburkan sementara aktivitas perkantoran. Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Bupati Mesuji Nomor: 440/1226/I.01/MSJ/2020 tentang  Tindaklanjut Pencegahan Penyebaran Coronavirus Desease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Mesuji. Surat ditujukan kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Kepala Desa, Organisasi Masyarkat dan Tokoh Masyarakat se-Kabupaten Mesuji.

Sumber Prokompim Mesuji

Dilansir dari laman Facebook Forkompim Mesuji, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setdakab Mesuji, Angga Pramudita, menyebutkan langkah ini ditempuh pasca mempertimbangkan arahan Presiden RI Joko Widodo  dan memandang kondisi  terkini serta masukan dari dinas terkait sebagai upaya meminimalisir penyebaran  Covid-19.

“Aktivitas perkantoran sementara dihentikan dan diganti dengan bekerja di rumah,” jelas Angga. “Namun pelayanan dasar terhadap masyarakat tetap akan berjalan sebagaimana biasa.”

Ditambahkan Angga, melalui instruksi ini juga, diminta kepada Camat, Kepala Desa dan Kepala Puskesmas untuk terus memantau lingkungan masing-masing dengan tetap melakukan sosialisasi pada msayarakat.

“Tetap tenang, jangan panik, selalu terapkan pola hidup sehat. Kurangi kontak fisik dengan orang lain dan untuk sementara, jangan membuat kegiatan yang mengundang keramaian,” tambah Angga.

Sumber Prokompim Mesuji

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Mesuji merespon cepat penanganan penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 di Mesujil. Respon itu ditandai dengan dikeluarkannya edaran nomor:  820/1121/IV.03/DPK/MSJ/2020 tentang Pencegahan Covid-19 pada satuan Pendidikan. Surat ini ditujukan kepada Kepala PAUD,  Kepala SD, Kepala SMP, Kepala MI dan MTs baik negeri maupun swast, juga Kepala Pengelolaan Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Semua kegiatan dialihkan  belajar di rumah sejak 16 sampai 28 Maret 2020.

Penjabat Sekdakab Mesuji, Edison Basid Habibi (Foto Prokompim Mesuji)

Terkait 16 orang yang  tercatat dalam pengawasan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Penjabat Sekdakab Mesuji Edison Baisid Habibi mengatakan kondisinya masih aman dan pemkab akan aktif memantau perkembangannya.

“Mereka datang dari negara luar dan sebelum masuk ke Indonesia sudah dikarantina selama 14 hari. Mereka tidak boleh masuk sampai steril dan  kita akan terus mengawasi dan memantau,” tegas Edison. (fjr/net/prokompim)

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*