Terkait  Oknum Kades Bd, Sunardi, SE: “Yang Bersangkutan Sudah Berjanji.”

MESUJI. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat  dan  Desa (PMD) Kabupaten Mesuji, Sunardi, SE, mengatakan upaya antisipasi terhadap berbagai bentuk penyimpangan terkait tatakelola dan prilaku Kepala Desa sudah dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Baik melalui Dinas PMD maupun Camat. Bahkan sejak Kepala Desa yang bersangkutan resmi dilantik Bupati.

Melalui rilis yang dikirim pada redaksi Deteksilampung.com, Sunardi  mengemukakan hal itu berkenaan dengan tertangkapnya Bd (38), oknum Kades Tanjung Menang Raya, Kecamatan Mesuji Timur dalam kasus  perampokan yang berhasil dibongkar Kepolisian Resort (Polres) Mesuji, Sabtu (18/04).

“Khusus Oknum Kades Bd, pada tanggal 22 Januari 2019 yang bersangkutan bahkan sudah berjanji dihadapan Kadis PMD, Camat , Badan Permusyawaratan Desa (PMD) dan masyarakat Desa Tanjung Menang Raya terkait jabatan yang melekat pada dirinya,” ujar Sunardi.

Karena itu, dia menolak tudingan yang menyatakan Dinas PMD dan Camat lalai  dalam melakukan pembinaan terhadap para Kades dan aparatur desa lainnya.

“Kita sudah melakukan berbagai upaya antisipasi sebagai bentuk  pencegahan bahkan jauh sebelum kasus ini mencuat,” tambah Sunardi.

Kadis PMD Kabupaten Mesuji itu juga mengirimkan rekaman video berdurasi 2 menit 15 detik yang berisi pembacaan Pakta Integritsa oleh  oknum Kades Bd yang salah satunya berunyi:

“Saya tidak akan mengkonsumsi Narkoba, melakukana perjudian, atau perbuatan asusila lainnya. Saya (juga) siap melakukan pemberantasan Narkoba di Desa Tanjung Menang Raya. Apabila saya melanggar pernyataan ini, maka surat yang saya bacakan ini adalah surat pengunduran diri saya sebagai Kepala Desa dan saya siap menerima sanksi sesuai peraturan perundang-udangan yang berlaku.”

Ketua DPRD Mesuji, Hj. Elfianah.

Sebelumnya,  Ketua DPRD Kabupaten Mesuji Hj. Elfianah bereaksi keras atas tertangkapnya oknum Kades Bd dalam penggerebekan yang dilakukan oleh Tekab 308 Polres Mesuji dan Polsek Mesuji Timur.

Melalui rilis yang dikirim pada redaksi Deteksilampung.com, politisi Parati Nasional Demokrat (Nasdem) itu meminta agar Camat lebih serius dalam  melakukan pembinaan khususnya bagi Kades.

“Kewajiban Camat dalam melakukan pembinaan diatur jelas dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan  Pemerintah Nomor 17 Tahun 2018 tentang Kecamatan,” ujar Elfianah.

Laporan/Editor: Fajar.

 

 

 

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*