4.568 Orang Masuk Mesuji, Bandarlampung Zona Merah

Bandarlampung. Kapala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung,  Reihana,  membenarkan status  Bandarlampung sebaagai  zona merah  Covid-19 berdasarkan data sebaran  Kementerian  Kesehatan RI.

Status zona merah itu diketahui dari situs web infeksiemerging.kemkes.go.id pada Selasa (28/04)  malam. Pada bagian peta kondisi terkini, Kota Bandar Lampung ditandai dengan lingkaran merah.

“Ya,” kata Reihana seperti dilansir RMOL Lampung (29/04). “Menurut data Kementerian Kesehatan RI.”

Hingga kemarin (28/04), laman website covid19.bandarlampungkota.go.id menginformasikan kondisi pasien di 11 kecamatan positif Covid-19 dari 20 kecamatan di Kota Bandarlampung. Rinciannya: 5 pasien di Langkapura, 4 pasien di Telukbetung Timur, 3 pasien di Kedamaian, 2 pasien di Labuhan Ratu, dua pasien di Rajabasa, 2 pasien di Sukarame, satu pasien di Enggal, satu pasien masing-masing di Panjang, Tanjungkarang Pusat, Tanjungkarang Timur, dan Telukbetung Selatan.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tersebar di  lima titik kecamatan antara lain: 1 PDP di Kecamatan Kedamaian, 1 PDP di Tanjungkarang Barat, 2 PDP di Tajungkarang Pusat, 1 PDP di Tanjungkarang Timur, dan 2PDP di Telukbetung Timur.

Sepuluh  pasien dinyatakan sembuh, 4  meninggal positif Corona dan 3 lainnya meninggal berstatus PDP.

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan  Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji melalui Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi,  Hasyim, menyampaikan data  update hasil pemantauan per 28 April dengan Pelaku Perjalanan sebanyak 4.586 orang.  Terkonfirmasi/positif Nihil, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Nihil, Orang Tanpa Gejala (OTG) Nihil, Orang Dalam Pengawasan (ODP) 76 orang,  ODP  dalam pemantauan saat ini 10 orang, ODP selesai pemantauan 14 hari 66 orang.

Tim: Fajar

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*