Tiga Kepala Puskesmas Mulai Diperiksa  

MESUJI.  Tiga kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten  Mesuji mulai menjalani pemeriksaan oleh Unit  Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satuan Reskrim Polres Mesuji. Pemeriksaan dilakukan terkait penggunaan Dana percepatan penanganan Covid-19, Jum’at (15/05).

Dikonfirmasi, Kapolres Mesuji, AKBP. Alim membenarkan hal itu.

“Kita klarifikasi saja, sedang berjalan sekarang,” ujarnya.

Sementara itu  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji, Yanuar Fitrian mengatakan,  dipemeriksaan perdana  ini ada 3 (tiga) Kepala Puskesmas.

“Mengenai penggunaan dana Covid-19,”  ujar dia.

Ditambahkan Yanuar, dari alokasi penanganan Covid-19 sebesar 24 Miliar, Dinas Kesehatan baru mengeksekusi sebesar  Rp700 juta.  Karena itu klarifikasi memang diperlukan agar semua menjadi jelas.

Di lapangan, kondisi ini menjadi dilema tersendiri bagi para petugas kesehatan. Salah satu petugas mengaku sering merasa was-was sebab keberadaan Alat Pelindung Diri (APD) kadang menjadi kendala.

“Sebagai  petugas yang selalu berhadap-hadapan dengan  banyak orang, sering kali kami dihantui rasa khawatir,” akunya.

Kekhawatiran itu tentu berasalan, sebab bisa saja orang yang dihadapi  mengidap virus yang ditakutkan. Karena itu  ia berharap, tidak lagi dibebani oleh persoalan lain.

“Seperti pemeriksaan oleh aparat penegak hukum. Cobalah Diskes menggambil langkah dan tanggungjawab ini. Tidak lantas dikembalikan lagi ke kami,” keluhnya.

Sebelumnya, ketersediaan APD sempat menjadi sorotan terutama  saat penemuan mayat anonim di Desa Simpangpematang beberapa waktu lalu. Evakuasi jenazah terhambat berjam-jam karena ketiadaan APD dan kantung jenazah.  Akibatnya,  mayat tersebut  harus dibungkus dengan pelastik sebelum dimakamkan.

Laporan: Rilis Juan/Net. Editor: Fajar.

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*