Padi Roboh Batang, Petani RJU Terancam Gagal Panen  

MESUJI. Puluhan hektar tanaman padi milik warga Desa Sidang Kurnia Agung Kecamatan Rawajitu Utara mengalami roboh batang. Kondisi ini membuat sebagian warga cemas dan khawatir akan mengalami gagal panen.

Kepada Deteksilampung. com, Anggota DPRD Kabupaten Mesuji Daerah Pemilihan (Dapil) Rawajitu Utara, Agus Munawar, M.Pd.I, meminta Dinas Pertanian lebih proaktif membantu petani terutama terkait bimbingan teknis melalui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).

“Persoalan seperti ini selalu menjadi masalah dari tahun ke tahun bahkan berkepanjangan. Kasihan para petani kita,” kata Agus.

Anggota DPRD Mesuji, Agus Munawar, saat meninjau sawah warga.

Ditambahkan Agus, penyakit roboh batang ini hanyalah satu dari berbagai permasalahan yang sering  dihadapi para petani  bahkan hingga saat ini. Wabah lain seperti Sundep, Wereng dan Blaz adalah momok berbeda yang hampir selalu akan datang setiap musim.

“Ini benar-benar  memperburuk perekonomian petani. Pemerintah harus hadir,” tandas Agus.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji, Pariman, S.P, mengaku pemerintah tidak akan tinggal diam. Namun sebelum itu, tetap harus dicari dulu apa yang menjadi akar masalah.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mesuji, Pariman, S.P.

“Penyebab roboh batang ‘kan banyak. Bisa akibat angin, bisa juga kerena  kelebihan nitrogen,” kata Pariman.

Akan tetapi meskipun demikian, Pariman mengaku tetap akan memberikan pencerahan dan solusi  agar hal ini tidak terulang.

“Terutama  mengajak petani untuk  menerapkan teknologi spesifik lokasi yang dianjurkan. Kita siap berbuat apa saja sejuah itu yang terbaik,” tegasnya.

Laporan/Editor: Fajar

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*