Pendemi Corona Mulai Masif, Ormas dan Aleg Ingatkan Disdik Mesuji

MESUJI. Rencana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mesuji yang akan menggelar kegiatan belajar tatap muka bagi siswa Sekolah Dasar (SD) pada 14 September mendatang mendapat tanggapan serius dari berbagai pihak.

Suyanto, Anggota Legislatif (Aleg) Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Mesuji mengingatkan agar rencana itu dievaluasi ulang. Menurutnya, kondisi Mesuji yang kembali ke zona kuning pasca diumumkannya pasien terpapar baru Covid-19 kemarin, hendaknya menjadi perhatian serius semua pihak.

“Dalam seminggu terakhir telah terjadi penambahan empat orang yang positif  terpapar,” kata Suyanto pada Deteksilampubg.com, Jum’at (11/09). “Ini adalah warning dan saya kira, Disdikbud harus mengevaluasi ulang rencana pengaktifan kegiatan belajar tatap muka.”

Suyanto, Anggota DPRD Mesuji

Hal senada juga diungkapkan Ketua Devisi Hubungan Antar Lembaga Badan Advokasi Investigasi (BAI) HAM Provinsi Lampung, Iwan M Dahari.

Menurut Iwan, Disdikbud mesti  mempertimbangkan banyak sisi terkait kegiatan yang berhubungan dengan interaksi banyak orang untuk mencegah meluasnya penyebaran pandemi Corona di Mesuji.

“Pihak eksekutif justeru harus menjadi garda pencegahan terdepan. Saya melihat pandemi ini mulai masif,” ujar Iwan.

Iwan menambahkan, meski Mesuji belum menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), namun semua aktivitas terkait kerumunan harus benar-benar dihindari.

Iwan M Dahari, Ketua Devisi Hubungan Antar Lembaga Badan Advokasi Investigasi (BAI) HAM RI Provinsi Lampung.

“Apalagi ini berhubungan dengan anak-anak yang sama sekali belum memahami kondisi pandemi,” jelas Iwan.

Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mesuji, Nawawi Matni, berencana akan mengaktifkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka bagi siswa  SD pada Senin mendatang.

Penerapan itu, menurut Nawawi, tidak berlaku bagi wliayah yang terkonfirmasi covid 19.

“Sekolah yang berdekatan dengan pasien Covid-19 tetap kita sarankan  belajar secara daring,” ujar Nawawi sebagaimana dikutif RadarTuba.com (09/09).

Nawawi Matni, Plt. Kepala Dinas dan Kebudayaan Pendidikan Kabupaten Mesuji.

Berselang sehari pasca rencana itu, kemarin (10/09), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Covid -19, Yanuar Fitrian,  mengumumkan jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 bertambah 4 orang sehingga total  terkonfirrmasi di Kabupaten Mesuji menjadi 6 (enam) pasien.

“Pasien 01 dan 02 dilaporkan sudah terpapar sebelumnya,” kata Yanuar.  “Sedangkan empat pasien yang lain masuk dalam kategori baru.”

Keempat orang tersebut, masih menurut Yanuar, dinyatakan positif pasca dilakukan tracing terhadap 43 orang yang melakukan kontak erat dengan pasien 02 dari Kecamatan Wayserdang.

Laporan/Editor: Fajar

 

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*