Ketua Bravo 5  Mesuji Kecam Penusukan Syekh Ali Jaber

MESUJI. Ketua Bravo 5 Kabupaten  Mesuji, H.  Debri Saputra, S.E, mengecam penusukan terhadap ulama Syekh Ali Jaber di Masjid Falahuddin, Bandarlampung pada Ahad (13/9) sore.

Debri mengatakan, penyerangan itu adalah hal yang sangat melukai hati umat dan sama sekali tak dapat dibenarkan.

“Apapun alasannya, kita mengecam penyerangan terhadap beliau,  Syekh Ali Jaber,” ujar  Debri pada  Senin(14/9).

Untuk itu, Debri meminta pihak kepolisian segera mengungkap motif pelaku untuk secepatnya diproses secara hukum hingga tuntas.

Selain itu, Debri juga mengimbau agar umat Islam tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut. Menurutnya, polisi harus diberi kesempatan dalam melaksanakan tugas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kita doakan semoga beliau, Syekh Ali Jaber, ulama yang dikenal santun dan teduh  ini segera pulih dan tetap teguh di jalan dakwah. Begitupun dengan  keluarga beliau. Semoga tetap diberi keteguhan,” tambah Debri.

Diketahui, Syekh Ali Jaber ditusuk orang tak dikenal saat mengisi kajian di Masjid Falahuddin, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, hingga mengakibatkan luka pada bagian atas tangan kanan.

Dilansir dari Media Indonesia.com, pada Senin (14/09), Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, mengintruksikan agar aparat keamanan mengatensi khusus untuk menangani peristiwa ini secara tuntas.

“Syekh Ali Jaber selalu berdakwah sekaligus membantu satgas covid-19 dan BNPB untuk menyadarkan umat agar melakukan sholat di rumah pada awal-awal peristiwa Corona,” kata Mahfud.

Laporan: fajar, net

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*