RKI Kembali Gelar Edukasi Covid-19

BANDARLAMPUNG. Terhitung hingga Nopember 2020, Bantuan Sosial Tunai (BST) di Provinsi Lampung  sudah tersalurkan sebanyak  330.007 Kepala Keluarga (KK) sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Non-DTKS dari Pusdatin Kementerian Sosial

Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Drs. Aswarodi, M.Si dalam wibinar bertajuk Manfaat Bansos Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19 yang digagas Rumah Kreasi Indonesia (RKI).

Aswarodi, menambahkan, sasaran bantuan adalah masyarakat pra-sejahtera yang bukan  penerima Bantuan PKH, BPNT/Sembako, Prakerja, BLT DD, dan bantuan lainnya dari pemerintah.

“Untuk akselerasi penyaluran, Kemensos RI bekerjasama juga dengan Himbara dan PT Pos Indonesia agar bantuan dapat diterima secara cepat, efektif, dan efesien,” kata Kadinsos.

Kepala Kantor Pos Bandar Lampung, Yesi Agustianti, S.E, menambahkan, dalam upaya mendukung penyaluran program ini, pihak Pos membuat jadwal mulai dari tingkat kecamatan hingga RT, bahkan luar kantor dan hari libur kerja.

“Kami juga menyalurkan secara door to door bagi  KPM BST yang tidak bisa datang ke kantor karena alasan tertentu seperti lansia, sakit keras, dan disabilitas,”  ujar  Agustianti. “Sedangkan untuk daerah terpencil, terdepan, dan tertinggal (3T), pembayaran dilakukan 3 tahap sekaligus.”

Anggota Komisi VII DPR RI, I Komang Koheri, S.E yang juga ikut menjadi narasumber mengungkapkan, dalam konteks BST, pihak legislatif  sangat mendukung kebijakan pemerintah pusat ini.

“Apalagi dampak pandemi Covid-19 ini memang dirasakan  semua lapisan masyarakat,” kata Komang. “Karenanya, kami juga terus melakukan pengawasan agan bantuan  benar-benar tepat sasatan.”

Abdul Hamid, M.Pd, unsur akademisi yang ikut menjadi narasumber menyampaikan pengamatannya terhadap pelaksaan kegiatan dimaksud.

“Secara umum berjalan baik meskipun terdapat beberapa kendala seperti mmdata ganda, kurangnya pemahaman masyarakat, serta sulitnya akses wilayah penyaluran. Kami berharap hal ini dapat segera dievaluasi dan diperbaiki,” ujar  Abdul Hamid.

Desta Ardiyanto, RKI penyelenggara kegiatan webinar,  berharap diskusi ini dapat mengedukasi dan bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Provinsi Lampung.

“Terimakasih juga pada para narasumber yang sudah memberikan pencerahan dan meluangkan waktu,” ucap Desta.

Laporan: rilis. Editor: Fajar

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*