Lagi, Batas Wilayah Mencuat di RJU

MESUJI. Penetapan batas wilayah Kabupaten Mesuji sesuai ketentuan Undang-undang Nomor 49 Tahun 2008 masih menyisakan persoalan tersendiri bagi Desa Sungaisidang. Hal tersebut terungkap dalam reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mesuji Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Rawajitu Utara (RJU) pada Kamis (03/11/20).

Anggota Fraksi Partai Nasdem Dapil RJU, Buyung Darmono,  mengatakan batas yang ditetapkan dalam Undang-undang tersebut telah menjadi penyebab terpisahnya wilayah Desa Sungaisidang menjadi dua bagian.

“Yang sebagian tetap berada di Kabupaten Mesuji, sedangkan yang sebagian lagi masuk ke dalam wilayah Kabupaten Tulang Bawang,” kata Buyung.

Atas kondisi itu, masih menurut Buyung, masyarakat Sungaisidang meminta untuk dilakukan pengkajian  ulang terkait penetapan batas wilayah tersebut.

“Pada dasarnya mereka merasa sangat dirugikan, sebab dengan kondisi yang akhirnya terbelah itu, keadaan geografis Desa Sungaisidang berubah sedemikian rupa dan ini berpengaruh besar terhadap kehidupan para nelayan di sana,” lanjut Buyung Darmono.

Hal senada juga diungkapkan anggota Fraksi Mesuji Bersatu DPRD Mesuji Dapil RJU yang lain, Umiah. Menurut Umiah, sampai saat ini, masyarakat Desa Sungaisidang yang berada di wilayah Tulang Bawang masih tetap menginginkan menjadi bagian dari Kabupaten Mesuji.

“Sebab wilayah mereka yang terpisah itu  adalah lahan usaha masyarakat Sungaisidang yang sebagian besar adalah nelayan,” kata Umiah.

Selain itu, masih menurut politisi Partai Perindo ini, hal  yang menjadi dorongan kuat terhadap pentingnya penertiban batas  adalah kondisi administrasi kependudukan.

“Kita tahu, sampai hari ini, adminsitrasi kependudukan beberapa wilayah Desa Sungaisidang yang kini menjadi bagain dari Kabupaten Tulang Bawang seperti Dusun Kuala dan Teluk Gedung, masih dilakukan oleh Kabupaten Mesui. Begitu pun halnya dengan  pembinaan pemerintahan,” terang Umiah.

Baik Umiah  maupun Buyung Darmono sepakat, penetapan batas sebagaimana kententuan UU Nomor 49 Tahun 2008 itu juga sudah merubah historis geografis wilayah adat Desa Sungaisidang.

“Karena itu, kita akan segera melaporkan hasil reses ini pada pimpinan DPRD Mesuji  agar secepatnya  melakukan langkah-langkah penyelesaian dan solusi,” beber Buyung Darmono.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah persoalan terkai batas wilayah kembali mencuat dalam reses anggota DPRD Mesuji Dapil RJU kali ini. Camat Rawajitu Utara, Samijo, bahkan menyebut  sudah melakukan empat kali mediasi dengan dihadiri Kapolsub Sektor Rawajitu Utara dan Danramil Rawajitu Selatan.

“Saat ini, kita sedang menyusun laporan hasil mediasi itu untuk secepatnya akan kita sampaikan kepada Bupati Mesuji,” ujar Samijo.

Laporan/Editor: FajarMesaz

Facebook Comments

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*